Senin, 25 Maret 2013

Target BNI 2013

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menargetkan menerbitkan 385 ribu kartu kredit baru sepanjang tahun 2013 ini. Ini akan menambah 1,7 juta kartu kredit yang telah diterbitkan BNI.

"Saat ini baru sekitar  6,3 juta orang memiliki kartu kredit. Kalau yang diterbitkan telah mencapai 15 juta karena ada yang memiliki dua kartu kredit bahkan ada yang lebih," tutur tutur Pemimpin Divisi Bisnis Kartu BNI Dodit Wiweko Probojakti saat  peluncuran co-branding BNI-Bike to Work di Jakarta.

Kondisi ini memberikan keyakinan BNI mampu memenuhi target yang dinilainya tidak berlebihann dan kondisinya didasarkan pertumbuhan tahun sebelumnya. Terkait target pertumbuhan transaksi diharapkan bisa mencapai angka Rp 23 triliun sepanjang tahun 2013 ini, atau meningkat 30 persen dari tahun sebelumnya. "Sepanjang tahun 2010-2013 kenaikannya sektar rata 35 persen, jadi kalau hanya kenaikan 30 persen sangat realistis," katanya.

Rabu, 16 Januari 2013

Sony Dwi Kuncoro

Sony Dwi Kuncoro melangkah ke babak kedua turnamen Malaysia Terbuka Superseries. Dalam duel di Putra Stadium, Bukit Jalil. Sony yang ditempatkan sebagai unggulan kedelapan, menang straight game 21-16, 21-18 atas pemain tuan rumah, Mohamad Arif Abdul Latif.

Dengan demikian, dua tunggal putra Indonesia melangkah ke babak kedua turnamen berhadiah 400.000 dollar AS ini, karena sebelumnya pemain veteran Taufik Hidayat, sudah lebih dulu lolos. Sayang, dua pemain lainnya harus tersingkir, yaitu Tommy Sugiarto, serta Alamsyah Yunus, yang ditaklukkan pemain kualifikasi dari China, Gao Huan, dengan dua game langsung 13-21, 15-21.

Di babak kedua, Sony akan menghadapi Gao, untuk memperebutkan tiket babak perempat final. Ini adalah pertemuan kedua mereka, di mana sebelumnya Sony berhasil mengalahkan pemain China itu di ajang Indonesia Terbuka Grand Prix Gold 2012 dengan skor 21-19, 21-8.

Jika kembali bisa mengatasi Gao, maka Sony, yang pekan lalu dikalahkan Du Pengyu di perempat final Korea Terbuka Superseries Premier, akan menghadapi pemenang antara pemain Inggris Rajiv Ouseph dengan unggulan keempat dari Jepang, Sho Sasaki. Sasaki maju ke babak kedua setelah menyingkirkan Tommy Sugiarto.

Baca juga: Compliance Services Indonesia.

Minggu, 28 Oktober 2012

Peran ke-11 Terduga Teroris

Mabes Polri masih mendalami peran ke-11 terduga teroris, yang diciduk Densus 88 di sejumlah daerah. Polri mengaku belum dapat mengungkapkan kepada publik, karena masih melakukan pendalaman. "Tertangkapnya baru kemarin, sehingga sekarang masih dalam pendalaman," kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Agus Rianto ketika dihubungi.

Menurut Agus, pihaknya masih mengembangkan informasi dari terduga teroris. Itu dilakukan untuk mengungkap jaringan lainnya. "Kami masih dalami terus. Informasi yang telah kami dapat, kami telusuri untuk pengembangan lebih lanjut," tuturnya.

Perwira menengah memaparkan, sesuai UU Terorisme, pihaknya memiliki waktu 7x24 jam untuk menetapkan status mereka. "Mudah-mudahan, lebih cepat lebih baik. Kami sesuai ketentuan UU Terorisme yang ada," ujarnya. Sebelumnya, dalam operasi Densus 88 Antiteror Polri di Madiun, Solo, Bogor, dan Jakarta, 11 terduga teroris diamankan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Suhardi Alius mengungkapkan, semua orang yang ditangkap terkait kelompok Harakah Sunny untuk Masyarakat Indonesia. Pergerakan Densus untuk membekuk kelompok teroris, berawal dari Madiun, tepatnya di Perumahan Puri Amarta Residence Nomor B3 Desa Josena, Kecamatan Taman.

Di sana, mereka mengamankan dua orang atas nama Agus Anton alias Thoriq, dan Warso alias Kurniawan. Kemudian, sekitar pukul 11.00 WIB, Densus 88 melakukan penangkapan serentak di Solo, Bogor, dan Jakarta. Di Solo, Jawa Tengah, diamankan tiga orang. Pertama, Abu Hanifah selaku pimpinan kelompok Hasmi. Ia ditangkap di Jalan Lawu Timur, Mojosongo, Jebres, Solo.

Kedua, Harun. Ia dibekuk di Jalan Sumpah Pemuda, Dukuh Bondowoso, Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo. Ketiga, Pujianto alias Ari alias Ahmadun, yang kedapatan membonceng Abu Hanifah saat penangkapan. Lokasi ketiga, di Jalan Neglasari Kidul, Kelurahan Leuwimekar, Leuwiliang. Di sana diamankan dua orang atas nama Emir atau Emirat dan Zainuddin. Kemudian, Usman di Cikaret.

Terakhir di Palmerah, Jakarta Barat, awalnya diamankan dua orang atas nama Azhar dan Herman. Terakhir, di Kebon Kacang dengan tersangka Narto. Dari sejumlah lokasi penggerebekan, tim Densus 88 Antiteror Polri menemukan sejumlah bahan peledak, bom rakitan siap ledak, dan amunisi dengan berbagai kaliber.

Senin, 22 Oktober 2012

Bentuk Misterius Berupa Geoglyph

Sebuah bentuk misterius berupa geoglyph ukuran besar menyerupai rusa besar di Rusia menyerupai bentuk  Nazca Lines di Peru yang usianya ribuan tahun. Demikian dilansir LiveScience. Struktur berbentuk hewan itu ditemukan di dekat Danau Zjuratkul, Pegunungan Ural, sebelah utara Kazakhstan memiliki moncong yang panjang, empat kaki, dan dua tanduk. Sebuah gambar satelit Google Earth yang bersejarah pada tahun 2007 memperlihatkan kemungkinan itu adala ekor tetapi kini hasil gambar itu kurang jelas.

Tidak termasuk bentuk yang kemungkinannya ekor, panjang bentuk misterius itu sekitar 275 meter dari sisi  barat laut ke arah tenggara. Para peneliti memperkirakan, ukurannya dua kali lapangan football Amerika Serikat (AS). Bentuk misterius ini menghadap ke utara dan bisa dilihat dari punggung bukit terdekat.

"Sosok ini awalnya seperti terlihat berwarna putih dan mengkilap melawan arah lapangan padang rumpur," demikian tulis Stanislav Grigoriev dari Russian Academy of Sciences Institute of History & Archaeology dan Nikolai Menshenin dari State Centre for Monument Protection. Penemuan ini diterbitkan di Antiquity. Mereka memasukkan catatan jika bentuk misterius ini ditutupi oleh tanah.

Bentuk ini dimunculkan pada musim panas lalu dengan menambahkan lebih banyak cahaya dan komposisinya dan sejumlah ilmuwan menduga ini adalah produk dari jaman megalitikum. Ratusan situs bentuk kebudayaan megalitikum ditemukan di Pegunungan Ural dan yang paling dekat adalah yang terletak di sebuah pulau yang berjarak 60 kilometer timur laut bentuk geoglyph itu. Ini adalah gambar satelit dari Google Earth tahun 2007 yang memperlihatkan bentuk geoglyph di Rusia yang kemungkinan terkait dengan Nazca Lines, Peru, Rusia.

Baca Juga: Fortuner SUV Terbaik By Kanghari

Selasa, 11 September 2012

Pasar Otomotif di Indonesia

Pasar otomotif di Indonesia sangat besar dan akan terus tumbuh, seiring terus meningkatnya jumlah kelas menengah. Itu sebabnya sejumlah perusahaan otomotif dunia bersemangat masuk ke negeri ini. Yang terbaru adalah Tata Motors, pabrik mobil yang berpusat di India. Hari ini perusahaan raksasa itu resmi masuk Indonesia. Jualan terbesarnya adalah mobil murah, yang juga laris manis di negeri asalnya.

Pasar Otomotif di Indonesia Presiden Direktur PT Tata Motors Indonesia (TMI) Biswadev Sengupta mengatakan bahwa mereka akan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan penjualan di kawasan Asia Tenggara. “Riset kami menunjukkan ada peluang besar bagi Tata Motors di Indonesia. Kebutuhan konsumen Indonesia mirip dengan kebutuhan di India, dan dunia,” kata Biswadev, saat peresmian di Thamrin Nine Ballroom, Plaza UOB, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa 11 September 2012.

Berapa dana yang dibenamkan untuk membangun basis produski dan merebut pasar yang gemuk itu, belum bisa dilansir oleh perusahaan itu. Biswadev hanya menyampaikan," Nanti akan kami beritahu, setelah 6-7 bulan setelah pabrik terealisasi."

Sebagai langkah pertama, Tata Motors Indonesia akan hadir di acara Indonesia Internasional Motor Show (IIMS ) 2012 dengan memboyong 14 kendaraan penumpang dan komersial. Namun, lagi-lagi sang presiden enggan menjawab pertanyaan yang dilontarkan awak media mengenai jenis mobil apa saja yang akan dihadirkan nanti di hajatan akbar itu.