Pedagang Kaki Lima Di Bangkok

Pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang trotoar pinggir jalan sudah lumrah ada di mana-mana. Fenomena itu juga terlihat di kota Bangkok, Thailand. Begitu pagi menyapa, trotoar jalan dijejali oleh penjual bunga, sarapan pagi, tas sampai pakaian. Tapi ada yang berbeda di jalanan Bangkok, di antara deretan pedagang kaki lima itu tampak penjual lotere. Pemandangan yang langka di Indonesia.

Penjual lotere ini marak di jalanan Bangkok. Penelusuran VIVAlife, di sepanjang Jalan Ratchadamri Road, setiap sepuluh meter terdapat penjual lotere, ada enam penjual kupon lotere. Lotere ini tampil layaknya kartu perdana nomor telekomunikasi, namun dikemas dengan selembar kertas tipis. Lotere berisi enam digit angka dengan disertai kode batang (barcode).

Beragam harga yang ditawarkan beragam. Saat disinggahi,  salah satu penjual membanderol satu lembar nomor lotere dengan harga 110 Bath atau setara Rp42 ribu, sementara penjual lain yang berjarak belasan meter menjual satu lembar dengan harga 120 Bath (Rp46 ribu). Selain paket reguler, penjual lapak lotere juga menyediakan paket lotere dengan tawaran harga yang berbeda.

Untuk diketahui di Thailand, keberadaan lotere dilegalkan oleh pemerintah, bahkan terdapat badan khusus yang mengeluarkan nomor,  Kantor Lotere Pemerintah. Masyarakat memang bisa mengadu untung dengan membeli lotere. Pembeli yang hanya membeli satu lotere dengan ratusan Bath, bisa berkesempatan menjadi jutawan Thailand.

"Jika Anda beruntung, bisa mendapatkan sekitar 3 juta Bath," ujar salah satu warga sekitar.  Angka tiga juta itu sama dengan Rp1,15 miliar. Artinya keberuntungan bisa sangat berlipat jika memenangi pengundian lotere. Menurut warga, pengundian yang dimaksud itu diadakan tiap tanggal 17 setiap bulan. Entah kenapa dijadwalkan setiap tanggal tersebut

0 Response to "Pedagang Kaki Lima Di Bangkok"

Poskan Komentar